Mendikbud Wacanakan Sekolah Full Day School…weladalah…

Mendikbud Muhadjir Effendy--raka denny/jawapos

Mendikbud Muhadjir Effendy–raka denny/jawapos

Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan kita baru aja diganti dari Pak Anies Baswedan ke Pak Muhajir Efendy…Belum sebulan dilantik, menteri baru ini mewacanakan sebuah gagasan baru yaitu sekolah full day school untuk anak SD dan SMP…Sekolah akan dimulai pukul 07.00 sampai 17.00 atau jam 5 sore…wih…Tentu aja wacana ini meresahkan kita sebagai wali murid, mungkin guru, anak, lembaga-lembaga pendidikan non formal, bimbel/bimbingan belajar, guru-guru les, atau yang lainnya…

Wacana full day school ini juga mendapat respon dari pemerhati anak Kak seto Mulyadi…Menurut beliau, kebijakan ini akan merampas hak anak untuk bersosialisasi dengan keluarga dan masyarakat sekitar tempat tinggal…

Pihak DPR RI pun juga meminta Mendikbud mengkaji lagi wacana tersebut…DPR meminta Mendikbud memikirkan dampaknya terhadap siswa maupun guru, belum lagi masalah keadaan sekolah itu sendiri…Apakah sekolah sudah dirasa nyaman untuk anak jika anak harus begitu lama berada di sekolah..??? Apakah Mendikbud bisa menjamin di sekolah tidak ada aksi bullying atau kekerasan yang kerap kita dengar akhir-akhir ini…Belum lagi ada sekolah yang harus bergantian ruang kelas karena tak mencukupi ruangan kelasnya ada yang masuk pagi ada yang masuk siang…

Begitu banyak pertanyaan tentang wacana Mendikbud ini…Apakah untuk makan siang sekolah bisa menyediakannya tentu dengan nilai gizi yang standart..?? Apakah itu tidak menambah beban biaya untuk orang tua..Bagaimana dengan anak yang harus membantu orang tuanya di rumah…Membantu baik sekedar pekerjaan rumah maupun secara ekonomi (membantu berjualan, membantu mencari uang lah..) Tidak semua anak ditakdirkan menjadi anak orang mampu kan…

Bagaimana nasib sekolah-sekolah TPQ (Taman Pendidikan Al Quran) dan Madin (Madrasah Diniyah)…Apakah harus ditutup..??Kebanyakan anak-anak mengaji di TPQ/TPA dan belajar di Madin bakda Ashar…Gimana kita mau membekali anak dengan ilmu agama yang tidak diperoleh di sekolah formal…Berapa jam dalam seminggu anak memperoleh pendidikan agama di sekolah…Itupun hanya sebatas ilmu agama yang dasar…Kalo TPQ atau Madin diganti malam bakda magrib, apa anak tidak capek..? Pulang dari mengaji dilanjutkan belajar buat besok…Trus harus jam berapa tidurnya…Kapan bisa ngobrol dengan ayah ibu dan saudaranya…Kapan bisa bermain dengan anak tetangga yang terkadang lebih menyenangkan dari teman sekolah…

Trus gimana nasib guru-guru les baik hanya untuk kerja sampingan maupun guru bimbel (kayak Primagama, GO/Ganesha Operation, Erlangga, dll)…Bisa gulung tikar ini…

Walah… menterine diganti tambah mumet aku…Pengeluaran per bulan bisa bertambah banyak untuk sekolah…Sedangkan gaji tetap tak berubah…Ngajinya anak-anak gimana…nasib..nasib…

Iklan

Tentang oldrider

KeepBrotherhood & Peace
Pos ini dipublikasikan di NEWS dan tag , , , , , . Tandai permalink.

5 Balasan ke Mendikbud Wacanakan Sekolah Full Day School…weladalah…

  1. motomazine berkata:

    Ternyata.. Tak pikir bakal lebih baik.. Eh sama saja ngelanturnya

  2. seputarpesantren berkata:

    madin killer

  3. Gadung Giri berkata:

    orang NU pada teriak

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s