Pertamina Akan Tegur SPBU Yang Menolak Bayar Sisa Pembayaran…

spbu

Pertamina berencana akan menegur SPBU yang menolak membayar sisa pembelian BBM ke Pertamina akibat turunnya harga pertamax dan premium per 1 Januari dan 2 januari 2015 karena masih adanya stok dengan harga lama yaitu Rp 8.500 kemarin…wah mbeling…

Heppy Wulansari selaku Esmen External Relation Pertamina mengatakan,

“Pengusaha SPBU kami minta jangan egois cari untung sendiri, disaat BBM nanti naik lagi mereka kan juga untung…BBM non subsidi seperti pertamax dan premium harganya akan selalu berubah secara periodik…”

Seperti kita ketahui harga premium turun dari Rp 8.500 menjadi Rp 7.600 dan harga pertamax disesuaikan dengan besaran yang tidak sama di tiap-tiap daerah…Penurunan harga BBM non subsidi ini dikarenakan turunnya harga minyak dunia yang berada di kisaran harga 60 US$ per barel…Tapi masyarakat juga harus bersiap-siap harga BBM naik jika sewaktu-waktu harga minyak dunia juga naik wah…harga BBM ini juga bakal melambung…

weladalah…..Sekarang aja BBM turun tapi semua harga kebutuhan masih tinggi coy…Gak ada turunnya…Wah…gak bisa mbayangin kalo harga minyak dunia mencapai angka 100 US$ perbarel trus harga BBM naik sampai berapa…Pastinya harga kebutuhan ikutan bakal melambung tinggi…Gaji bisa naik turun gak ya…???mengikuti harga BBM gitu…Yang bekerja ngitung gaji pada stres kali ya…yah…apapun yang terjadi tetap bersyukur…siip

Iklan

Tentang oldrider

KeepBrotherhood & Peace
Pos ini dipublikasikan di NEWS dan tag , , , , , , . Tandai permalink.

2 Balasan ke Pertamina Akan Tegur SPBU Yang Menolak Bayar Sisa Pembayaran…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s