Hukum Cambuk di Pondok Pesantren Ternyata atas “Permintaan” Santri sendiri …???

hukum cambuk

Video yang menunjukkan kekerasan berupa hukum cambuk disebuah pondok pesantren beberapa hari lalu sempat menarik perhatian beberapa pemerhati dunia pendidikan dimana hukuman itu terlihat seperti tidak manusiawi namun sebaliknya ternyata menurut pengasuh Ponpes bahwa jenis hukuman cambuk adalah  merupakan syariat Islam dan hukuman itu pun sebagai bentuk kasih sayang bukan kekerasan….

hukum-cambuk

Hukuman cambuk ini hanya dikenakan kepada santri yang melakukan kesalahan berat seperti berzinah, berjudi, atau minum minuman keras/ alkohol …
Video kemarin memang dipastikan terjadi di  Pondok Pesantren Al Urwatul Wutsqo di Desa Bulurejo, Kecamatan Diwek, Jombang, Jawa Timur .
Namun uniknya hukuman itu sendiri adalah “suka rela” atas permintaan santri…sebut saja seorang santri berinisial FR dimana dia justru meminta agar pihak Ponpes mencambuknya…. FR merasa  tobatnya belum termaafkan jika belum dicambuk….!!!
Karena tindakan ini menuai kontroversi bahkan sampai Komisi Nasional Perlindungan Anak (KPAI) turun tangan maka  pihak Ponpes setuju untuk menghentikan sementara hukuman cambuk ini…

Iklan

Tentang oldrider

KeepBrotherhood & Peace
Pos ini dipublikasikan di NEWS dan tag , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s