Waduh…Tren Perceraian Marak Di Jawa Timur…Ada Apa Ini..???

perceraian-cerai

Hari Keluarga Nasional (Harganas) yang diperingati tanggal 14 Juni 2014 kemarin, Jawa Timur sebagai tuan rumah puncak acara Harganas dinyatakan sebagai juara umum dan mendapatkan piala dari Presiden RI dan ini adalah gelar yang berhasil diraih oleh Jawa Timur dua kali berturut-turut…Piala itu sebagai lambang prestasi ibu-ibu PKK Jatim dalam membina keluarga…terutama dalan hal KB (keluarga berencana) dan menurunkan resiko kematian ibu melahirkan…

Tapi…ternyata ini berbanding terbalik dengan kenyataan bahwa dari tahun 2010 tren perceraian di Jawa Timur terus mengalami kenaikan dan cenderung tinggi prosentasenya…Sebuah kondisi yang menunjukan tingginya ketidakharmonisan keluarga di Jatim…Bahkan di tahun 2014 hingga bulan Agustus ini terdapat 57.845 kasus perceraian masuk Pengadilan Agama di 38 kota/kabupaten di Jatim…Itu berarti setiap hari ada 241 pasangan suami istri yang bercerai…

Dua faktor utama yang menjadi biang kerok perceraian adalah selingkuh atau adanya orang ketiga dan masalah ekonomi…Kalo di kota besar kebanyakan karena selingkuh/ adanya orang ketiga, sedang di pedesaan karena si suami sudah tidak bisa menafkahi keluarga…Dan kabupaten Malang masuk pada peringkat nomor satu di Jawa Timur sebanyak 4577 kasus perceraian…

Mulai soal poligami, krisis akhlak, kekerasan dalam rumah tangga, pasangan tidak bertanggung jawab sampai masalah cacat biologis adalah sebagian lain faktor pemicu perceraian…Tapi yang paling banyak adalah karena sudah tidak ada lagi keharmonisan…Masalah utama adalah EGO dan persamaan pendidikan dan gender yang selam ini banyak didengungkan…Jaman sekarang paradigma istri harus 100% “manut” atau menuruti perkataan suami sudah tidak laku lagi…Kalo si istri menganggap kehendak/ kemauan/keputusan sang suami tidak tepat maka si istri tidak akan tinggal diam dan mengalah begitu saja…Ini jelas beda sekali dengan jaman dulu yang si istri diperlakukan apa saja harus dan selalu diam demi harga diri…Tidak ada ruang si istri untuk menyampaikan pendapatnya…

Jaman sekarang perceraian bukanlah sebuah AIB yang merupakan bentuk dari kegagalan yang harus ditutupi…Predikat atau status janda /duda sudah bukan lagi masalah malah cenderung bangga menyandang status itu…Banyaknya kasus perceraian di kalangan selebritis yang banyak dimuat di tv dan media termasuk salah satu yang mengilhami para pasangan suami istri ini…Seharusnya ada unsur edukasi sehingga bukan hanya sekedar mengekspos saja…

Iklan
Pos ini dipublikasikan di NEWS dan tag , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s